Mencegah Krisis Pangan dengan Jaga Mutu DAS

 

Mencegah Krisis Pangan dengan Jaga Mutu DAS

“Cuaca sudah tak bisa diperkirakan,” keluh petani di Amonggedo, Konaweha. “Mana kami harus menunggu giliran air memenuhi sawah,”tambahnya. Krisis air tengah melanda warga Konaweha. Debit air turun dari tahun ke tahun, menyebabkan 7 dari 21 mata air kering di Konaweha.  Lahan-lahan sawah yang menerima limpahan air umumnya berada di sekitar sungai, sedang warga yang memiliki lahan jauh harus menunggu giliran atau terburuk, membiarkan lahannya kering. Perubahan iklim yang mengancam ketahanan pangan hanyalah satu penyebab. Daerah Aliran Sungai (DAS)  Konaweha seluas 715,067,81 hektar yang berhulu di Gunung Wiau dan Gunung Nekudu dan bermuara di Kecamatan Pohara juga menjadi penyebab terancamnya ketahanan pangan. DAS yang melintasi wilayah Kolaka Utara, Kolaka, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan dan Kota Kendari ini mengalami tekanan akibat  sedimentasi 295,92 ton per hektar per tahun. Pembukaan lahan untuk perkebunan yang terus terjadi, pengembangan wilayah otonom dan penambangan pasir berkontribusi besar hilangnya fungsi-fungsi DAS.  Saatnya bertindak menjaga mutu DAS Konaweha.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: