Pendulang Tinggalkan Lokasi Tambang

Kendari Ekspres 2009-09-09/Halaman 16 Sultra Raya Air Minim, Kejahatan Meningkat Rumbia-Sejak beberapa pekan ini pendulang yang melakukan aktivitas penambangan emas secara liar banyak yang telah keluar atau meninggalkan lokasi tambang dikarenakan minimnya air untuk dipergunakan dalam menambang khususnya di Desa Tahi Ite Kecamatan Rarowatu. Pasalnya air sungai yang biasa dipergunakan masyarakat penambang di lokasi tersebut [...]

2010, Wangsel Bebas Sampah Plastik

Kendari Ekspres 2009-09-08/HALAMAN 9 Baubau Ekspres Wangi-Wangi– Guna mengugah kesadaran masyrakat akan bahaya sampah plastik, Camat Wangi-wangi Selatan Nur Saleh meluncurkan program Gerakan Pemberantasan Sampah Plastik (GPSP). Dari gerakan ini diharapkan tahun 2010 Kecamatan Pemekaran Wangi-wangi sudah terbebas dari sampah plastik. Ia menambahkan, program GPSP merupakan langkah tindak lanjut dari Program Pemda Wakatobi yang telah [...]

Kelestarian Karang Terancam

Kendari Ekspres 2009-09-07/Halaman 9 Baubau Ekspres *Akibat Tingginya Laju Pertumbuhan Penduduk Wangi-Wangi – Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi dapat menjadi ancaman bagi kelestarian terumbu karang. Sebab populasi penduduk yang tinggi akan memberikan pengaruh secara langsung pada pemanfataan sumberdaya kelautan termasuk terumbu karang. Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penanaman Modal, Penelitian dan Pengembangan Wilayah Kabupaten [...]

Listrik Padam Karena Suplay Bahan Bakar Tak Cukup

Kendari Ekspres 2009-09-05/Halaman 8 Kota Ekspres Kendari– Padamnya layanan listrik PLN cabang Kendari dari sejumlah titik tertentu di wilayah kota Kendari dan sekitarnya beberapa hari terakhir ini rupanya dipicu oleh kurangnya stok bahan bakar minyak  yang di suplay oleh pihak pertamina Kendari PLN cabang Kendari. Hal itu diungkapkan Muh Andy Adhaminoerdin, Asisten Manajer Niaga dan [...]

Anggaran Pengerukan Teluk, Perlu Dievaluasi

Kendari Ekspres 2009-09-05/halaman 8 Kota Ekspres Kendari– Sudah saatnya penggunaan anggaran pengerukan teluk dievaluasi. Pasalnya, sudah menelan anggaran miliaran rupiah, rencana pengerukan malah terus jalan ditempat. Bahkan, tanda-tanda pengerukan semakin tidak jelas. Demikian kata Disman Saranani, anggota DPRD Kota Kendari. Menurut Bisman, ada dua hal yang perlu diealuasi, selain penggunaan anggran, pengadaan dua mesin penyedot [...]

Warga Penambang Liar Akui Kondisi Aman

Kendari Ekspres 2009-09-05-/halaman 16 Sultra Raya Hadirnya Investor di Lokasi Tambang Emas Kassipute–Warga dan para penambang liar mengakui dengan hadirnya invetor seeprti PT Panca Logam Makmur lokasi tambang emas kabupaten Bombana areal tambang menjadi aman dari tindakan  kriminal seperti perjudian, pertengkaran, penjarahan/pencurian, minuman keras, dan asusila. Menurut Yamin, salah satu warga sekarang ini sudah kurang [...]

Mobil Pengangkut Dilepas, Kayu Diamankan

Kendari Ekspres 2009-09-05/Halaman Utama Satu truk Jati Log Asal muna Bukan Dari Cagar Alam Baubau– Satu truk kayu jati gelondongan dari Muna yang ditahan petugas kehutanan Baubau, Minggu (30/8) dibantah Kepala BKSDA Sultra melalui seksi Konservasi Wilayah I Buton Utara, Muna Buton, dan Baubau, Ir Made Rimbawan Msi. Menurut dia, kayu jati log yang ditangkap [...]

11 Jam Listrik di Kendari Padam

Kendari Ekspres 2009-09-04/Kota Ekspres Halaman 8 Janji PLN Direalisasikan Kendari– Janji PLN Cabang Kendari untuk tidak mati lampu saat berlangsung bulan bulan ramadhan tampaknya tidak bisa direalisasikan. Kemarin 3 September janji PLN tidak mati yang di dukung pihak pejabat dari PLN Sulawesi itu diingkari sendiri oleh pihak PLN. Mulai, dari pukul 07.00, praktis aktivitas pelayanan [...]

8 Pejabat Dishut Diduga Terlibat

Kendari Ekspres 2009-09-04/Halaman Utama Kasus jati cagar alam di Baubau, Dokumen Lengkap, kayunya Mencurigakan Raha– Disinyalir kasus cagar alam yang lolos di Muna berkaitan dengan 8 pejabat di Dishut Muna. Mulai dari KRPH Bonea, KUPTD Muna Utara I yang menguasai kayu, hingga penandatanganan rekomendasi dalam halini Kadishut. Bermula dari pemuatan 6 batang kayu jati log [...]

Cagar Alam Lamedai Dirambah

Kendari Ekspres 2009-09-04/Halaman 16 Sultra Raya Kolaka–Kasus perambahan hutan atau kawasan cagar alam nyaris tak pernah terkendali. Tak terkecuali kawasan cagar alam Lamedai di Kecamatan Tanggetada kini sudah dirambah dan kapling oleh oknum tertentu dan ditenggarai akan dijadikan kawasan pertambangan. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kolaka (BKSDA) Sukrianto Djawie, mengungkapkan belum menngetahui siapa oknum [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.